Tina Toon Lempar Tanggung Jawab ke Staf Soal Laporan Copy Paste Reses DPRD

Tajuk.co 22/11/2020 05:14 WIB
image
Anggota DPRD DKI Jakarta Agustina “Tina Toon” Hermanto (foto: Dok DPRD DKI Jakarta)

Tajuk.co, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Agustina “Tina Toon” Hermanto melempar tanggung jawab ke stafnya soal temuan copy paste dalam penyusunan laporan reses.

Temuan tersebut sebagaimana terlihat dalam laporan reses yang ada dalam e-reses di situs DPRD DKI Jakarta.

"Itu kesalahan staf, sudah dicek, ternyata kertas halaman 1-3 yang ke-upload dari staf salah kertas, merupakan dokumen DPRD periode lama, 2014-2019," kata Tina saat, Sabtu (21/11).

Pernyataan itu sekaligus membantah cuitan berseri di Twitter yang diunggah akun @elisa_JKT. Dalam cuitannya, akun tersebut mengungkapkan sejumlah laporan reses sejumlah anggota DPRD milenial.

Salah satu yang disinggung akun tersebut yakni laporan Tina Toon yang disebut melakukan copy-paste.

Tina menjelaskan, jika di laporan reses itu digulirkan ke halaman berikutnya, maka dokumen asli hasil reses akan terlihat.

"Tapi jika di-scroll ke halaman berikut-berikutnya itu yang benar dokumen hasil resesnya, yang ada tulisan Agustina H SKOM MH-nya dan sudah diperbaiki," ujar Tina.

Mantan penyanyi cilik itu juga menjelaskan jika unggahan di e-reses DPRD yang salah itu merupakan hasil reses fraksi, bukan anggota perorangan. Selain itu, unggahan tersebut dari hasil reses tahun 2015 daerah pemilihan Jakarta Barat.

"Sedangkan aku anggota 2019-2024 , resesnya 2020 dan dapilnya Jakarta Utara dan resesnya perorangan, bukan fraksi," paparnya.

Akun @elisa_JKT sebelumnya membeberkan temuan laporan e-reses DPRD DKI.

Laporan itu memuat kegiatan para anggota DPRD DKI selama menjalani masa reses. Dari laporan itu, akun Elisa menemukan sejumlah anggota DPRD DKI, termasuk Tina yang diduga copy paste dari laporan sebelumnya.

Ia juga mengkritik format laporan yang dipecah menjadi beberapa bagian sehingga dianggap menyulitkan.

Selain Tina, akun Elisa juga menyoroti laporan anggota DPRD DKI lainnya.

Ia mengkritik ketiadaan laporan penggunaan anggaran reses. (BDN)