Vaksin Anti COVID-19 Baru Akan Hadir Akhir 2021

Tajuk.co 10/9/2020 23:47 WIB
image
Ilustrasi Vaksin COVID-19 (foto: shutterstock)

Tajuk.co, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut wabah covid-19 akan berakhir dengan harapan realistis melalui penemuan vaksin yang aman dan efektif serta terdistribusi secara merata di masyarakat.

Akan tetapi, menurutnya, vaksin tersebut tidak akan hadir dalam waktu 1-2 bulan ke depan. Ia menjelaskan secara realistis, vaksin baru akan hadir tahun depan sedangkan kondisi darurat sudah hadir di DKI Jakarta.

"Maka, sampai datangnya vaksin nanti, kita harus bersiap melawan wabah dengan menjalankan pembatasan sosial secara serius dan berdisiplin tinggi. Seluruh jajaran Pemprov DKI berkomitmen untuk bekerja keras dan bersiaga penuh selama masa pembatasan ini untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya di Balai Kota, Rabu (9/9).

Karena itu dirinya berharap masyarakat dan Pemprov DKI Jakarta akan dapat bersama mengalahkan wabah tersebut.

“Cobaan wabah ini memang besar. Ini mungkin adalah cobaan terbesar dalam usia hidup generasi kita. Namun, cobaan besar ini bisa berkurang rasa beratnya bila kita saling mendukung," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah telah melakukan uji klinis Vaksin COVID-19 yang berasal dari China “sinovac” kepada 450 relawan.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil menyatakan para relawan uji klinis vaksin corona tu tidak menunjukkan masalah kesehatan.

"Sampai sekarang yang sudah disuntik vaksin ada 450 orang, 200 sudah mau suntikan kedua dan 250 baru suntikan pertama. Sampai sekarang belum ada yang masuk rumah sakit atau gimana, semua biasa-biasa aja," ujar Kusnandi saat ditemui di Rumah Sakit Pendidikan (RSP), Unpad, Bandung, Rabu (9/9). (BDN)