Wagub DKI Sebut Sistem Peringatan Dini Banjir Sudah Berjalan sesuai Ingub

Tajuk.co 17/10/2020 17:52 WIB
image
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Dok Humas Pemprov DKI Jakarta)

Tajuk.co, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, sistem peringatan dini terkait banjir di Ibu Kota sudah berjalan dan masih terus dilakukan evaluasi. Peringatan dini merupakan salah satu bentuk pengendalian banjir untuk masyarakat.

"Sudah diprogramkan, sudah dimulai, tapi kan anggarannya terbatas. Jadi kemarin perintah gubernur dengan segala keterbatasan tetap dibuat sistem pengendalian banjir," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/10) malam

Dia menjelaskan, Pemprov DKI saat ini masih mempersiapkan panduan dan penggunaan dari sistem penggunaan peringatan dini tersebut. Hal tersebut nantinya dapat diakses melalui sebuah aplikasi.

"Melalui sistem ada sistem early warning juga ada. Kita siapkan buku panduan sampai simulasi," jelas Politisi Gerindra tersebut.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat menginformasikan kepada masyarakat terkirim adanya potensi banjir selambat-lambatnya sehari sebelumnya.

Hal tersebut berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 52 tahun 2020 tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah dibantu oleh Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik menyusun sistem deteksi dan peringatan dini kejadian banjir yang dapat dimonitor secara daring serta dapat memprediksi dan mengumumkan potensi kejadian banjir selambat-lambatnya sehari sebelum kejadian," kata Anies berdasarkan Ingub yang dikutip Liputan6.com, Rabu (23/9).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga meminta agar penyusunan sistem deteksi yang dapat dimonitor secara daring pada September 2020. (BDN)