Waka KPK Sebut 51 Pegawai KPK Tak Lolos ASN Masih Bisa Kerja hingga 1 November

Tajuk.co 25/5/2021 22:07 WIB
image

Tajuk.co, JAKARTA -- Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan 51 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) masih bisa bekerja hingga 1 November 2021 mendatang.
Alex mengatakan masa itu merupakan tenggat hingga seluruh pegawai lembaga antirasuah harus berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN). Menurut dia, 51 pegawai tersebut juga masih pergi ke KPK untuk bekerja.

"Karena status pegawai nanti sampai dengan 1 November, termasuk yang tidak memenuhi syarat mereka tetap menjadi pegawai KPK. Bagaimana mereka apakah tetap ke ke kantor, yang namanya pegawai harus ke kantor," kata Alex di kantor BKN, Selasa (25/5).

Hanya saja, kata Alex, mereka harus melaporkan setiap pekerjaan ke atasan. Laporan tersebut menurut dia sebagai bentuk pengawasan yang lebih ketat terhadap 51 pegawai yang tak lulus TWK sebagai alih proses menjadi ASN.

"Bekerja seperti biasa. Tapi dalam tugas harian dia harus menyampaikan kepada atasan langsung," katanya.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menerangkan bahwa kebijakan tersebut diambil sebab para pegawai yang dinyatakan tak lagi bisa menjadi ASN masih memiliki kontrak kerja.

Menurut dia, keputusan tersebut juga mengikuti arahan Presiden Joko Widodo dan Mahkamah Konstitusi bahwa para pegawai yang tak lulus TWK tak boleh dirugikan. Hal itu telah sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

"Jadi ini ada dua UU yang harus diikuti tidak bisa hanya satu saja. Dua-duanya harus dipenuhi persyaratannya untuk bisa mengikuti ASN," katanya.

Diketahui, sebanyak 24 dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK dinyatakan masih bisa menjadi ASN dengan syarat mengikuti pembinaan. Sementara 51 di antaranya tak lagi bisa bergabung dengan KPK karena indikator penilaian terhadap mereka berwarna merah.

"Dari hasil pemetaan asesor, dan kemudian kita sepakati bersama dari 75 itu, dihasilkan bahwa ada 24 pegawai dari 75 tadi, yang masih dimungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebelum diangkat menjadi ASN," kata Alex. (FHR)