Wapres Minta Pesantren Banyak Lahirkan "Gus Iwan"

Tajuk.co 22/10/2020 15:30 WIB
image
Ponpes bisa lahirkan "Gus Iwan", lulusan yang faham agama dan pandai berwirausaha. Kebun Gizi Hidroponik milik Ponpes Hidayatullah Depok ini bisa mengasah bakat wirausaha santri. (foto: bisnis indonesia)

Tajuk.co, JAKARTA - Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin menilai, bahwa pendidikan pesantren sudah saatnya melahirkan banyak santri Gus Iwan. Apa itu santri Gus Iwan. Gus Iwan adalah santri yang pintar ngajinya, pintar pintar dakwahnya dan tentu saja pintar usahanya sebagai usahawan (enterprenuer). Penilaian Wapres disampaikan dalam acara perayaan Hari Santri Nasional oleh ISEF secara virtual di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

"Pesantren juga harus menyiapkan itu. Oleh karena itu, santri sekarang harus menjadi santri yang kalau saya menyebutnya Gus Iwan. Apa Gus Iwan? Itu santri bagus, pinter ngaji, usahawan. Jadi dia ngajinya pinter, dakwahnya pinter, tapi juga entrepreneur, sebagai usahawan. Ini harus kita kembangkan," kata Wapres.

Wapres mengatakan bahwa, di era digitalisasi pesantren juga harus bisa menyesuaikan diri, sehingga ketika lulus dari pesantren, santri sudah bisa mandiri dan siap. Karena itu, Wapres berpesan pada para santri agar bisa  mengambil peran dalam momentum yang bergulir saat ini. Salah satunya dengan mencetak lebih banyak yang dia sebut sebagai Gus Iwan.

Untuk membantu menciptakan Gus Iwan, pemerintah kata Wapres telah membantu dari segala aspek baik dari sisi fiskal maupun kebijakan yang lain. Salah satunya adalah saluran pendanaan syariah yang sudah dibentuk untuk menjangkau pelaku usaha hingga level mikro di pesantren.

"Pemerintah terus memfasilitasi, memberikan kemudahan dari ultra mikro yaitu bank wakaf di pesantren-pesantren, kemudian BMT (Baitul Maal Wat-Tamwil) BMT. Itu yang kecil, sampai kepada yang besar kita rencanakan yaitu bergabungnya tiga bank besar Himbara yaitu Mandiri Syariah, BNI Syariah dan BRI Syariah  digabung menjadi satu bank yang nantinya akan menjadi besar," ujar Wapres.

Menurut Wapres, saat ini sudah banyak pesantren yang sadar peranannya dalam memajukan ekonomi syariah di tanah air. Wapres optimistis bahwa melalui pesantren, tidak hanya akan melahirkan para santriawan yang mahir mengaji, namun juga  akan banyak melahirkan santri-santri yang siap berkarir dibidang usaha atau menjadi enterprenuer. (TIO)