Warga Ciganjur Jaksel Khawatir Ada Longsoran Susulan dari Perumahan Melati Residence

Tajuk.co 18/10/2020 18:01 WIB
image
Turap Melati Residence, Jalan Damai RT 04/02 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (10/10/2020) (Foto: ist)

Tajuk.co, JAKARTA - Sejumlah warga RT 04/RW 02 di Jalan Damai 2, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta yang terdampak longsor dan banjir meminta rumah di Perumahan Melati Residence yang menggantung sebagian dibongkar. Warga khawatir ada longsoran susulan dari bangunan rumah di Melati Residence yang berbatasan dengan turap longsor itu.

“Pinginnya dibongkar sebagian. Tapi jujurnya lebih bagus dibongkar semua rumahnya lebih bagus,” kata Agus (40), warga yang tinggal di seberang rumah yang tertimpa longsoran turap saat ditemui di rumahnya, Kamis (15/10/2020) sore.

Ia mengaku tak tenang tidur di rumahnya dengan kondisi rumah di dekat turap masih tergantung sebagian.

Agus berharap pembongkaran rumah yang menggantung sebagian tersebut dilakukan secepatnya.

“Masih ada 100 persen kekhawatiran. Saya sangat terganggu tidur. Tidur di rumah juga enggak tenang,” kata Agus.

Jika hujan, Agus beserta keluarga tak berani tidur di rumah. Ia lebih memilih tidur di posko pengungsian.

Hamdani (47), warga yang juga tinggal di depan rumah yang terkena longsoran turap juga berharap rumah yang menggantung tersebut dibongkar. Ia khawatir rumah yang menggantung sebagian tersebut akan roboh dan menimpa rumahnya.

“Saya sih sama pendapatnya dengan Agus. Secepatnya dibongkar. Enggak tenang kalau hujan. Masih was-was longsoran kedua susulan,” ujar Hamdani saat ditemui di kesempatan yang sama.

Diketahui, rumah di perumahan Melati Residence, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta yang berbatasan dengan turap longsor masih menggantung sebagian pada Kamis (15/10/2020).

Tanah di sebagian bangunan tersebut telah longsor. Rumah tersebut bernomor C7 dan berada persisi di bagian dekat turap yang longsor. Bagian kiri dari rumah bertingkat itu tampak menggantung. Tak ada orang di dalam rumah yang menggantung sebagian tersebut.   

Informasi yang dihimpun Kompas.com, pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah sanak saudaranya. Di rumah tersebut sudah dipasangi spanduk dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Sementara itu, turap terlihat ditutup menggunakan terpal dan diganjal dengan batu. Di turap tersebut sudah dipasangi kayu dolken oleh petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dan Jagakarsa.

Sebelumnya, banjir dan longsor terjadi di Jalan Damai 2, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta terjadi pada Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 18.05 WIB. Banjir disebabkan turap milik perumahan Melati Residence longsor dan menimpa sejumlah rumah warga. Turap setinggi 12 meter dan sepanjang 50 meter ambrol.

Sejak sore, hujan turun dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Ciganjur. Aparat kelurahan mencatat kurang lebih 300 rumah warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012 terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 70 cm hingga 150 cm. Musibah longsor dan banjir menyebabkan satu orang meninggal dan sejumlah warga luka-luka. (BDN)