Tajuk.co, JAKARTA — Legenda sepak bola Uruguay, Diego Forlan, resmi dipercaya menjadi pelatih tim nasional Uruguay. Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) memperkenalkan Forlan sebagai pengganti Marcelo Bielsa pada Senin (10/8) waktu setempat.
Forlan sebenarnya telah ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut sejak Jumat (7/8). Namun, pengumuman resmi baru dilakukan beberapa hari kemudian.
AUF memberikan kontrak kepada Forlan hingga Maret 2027. Masa tersebut bertepatan dengan agenda pemilihan presiden baru federasi sepak bola Uruguay. Selain tim senior, Forlan juga akan bertanggung jawab menangani tim nasional Uruguay U-20.
Penunjukan ini menandai kembalinya salah satu ikon sepak bola Uruguay ke lingkungan tim nasional. Forlan merupakan mantan penyerang Manchester United, Atletico Madrid, dan Inter Milan yang memiliki catatan panjang bersama La Celeste.
Selama membela Uruguay, Forlan mencatatkan 112 penampilan dan mencetak 36 gol. Ia menjadi salah satu pemain penting Uruguay bersama sejumlah legenda lainnya, termasuk Luis Suarez.
Forlan kini mendapatkan kesempatan menangani tim nasional setelah Uruguay menjalani Piala Dunia 2026 dengan hasil mengecewakan. Di bawah asuhan Marcelo Bielsa, Uruguay gagal meraih kemenangan dan tersingkir pada fase grup.
Kegagalan tersebut akhirnya membuat Bielsa meninggalkan kursi pelatih. AUF kemudian memilih Forlan sebagai sosok yang diharapkan dapat membawa perubahan di tubuh tim nasional.
Namun, keputusan tersebut juga memunculkan pertanyaan karena pengalaman Forlan sebagai pelatih masih terbatas.
Pria berusia 47 tahun itu baru memiliki pengalaman menangani dua klub sebelum mendapatkan kepercayaan melatih tim nasional.
Karier kepelatihan Forlan dimulai ketika ia menangani Penarol pada 2020. Dalam 11 pertandingan, ia mencatat empat kemenangan, empat kekalahan, dan dua hasil imbang.
Setahun kemudian, Forlan dipercaya menjadi pelatih CA Atenas. Masa baktinya juga berlangsung singkat. Ia hanya memimpin 12 pertandingan dengan catatan empat kemenangan dan tiga kekalahan.
Setelah meninggalkan CA Atenas, Forlan tidak melanjutkan karier kepelatihannya dalam waktu cukup lama. Pada November 2024, ia bahkan sempat mencoba peruntungan di dunia tenis profesional.
Kini, pengalaman sebagai pemain legendaris Uruguay menjadi modal utama Forlan untuk menjalankan tugas barunya. Tantangan pertamanya adalah membangun kembali performa tim nasional setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.












