Tajuk.co, JAKARTA — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil finis di depan pembalap Malaysia Hakim Danish dalam balapan Moto3 Jepang, Minggu (4/10/2026). Veda Ega mengakhiri lomba di posisi ke-11, sedangkan Hakim Danish berada satu tingkat di belakangnya.
Balapan berlangsung ketat sejak lap awal. Veda Ega yang memulai balapan dari posisi belakang langsung tampil agresif dengan memperbaiki posisinya hingga menempati peringkat ke-13 pada lap pertama.
Di barisan terdepan, David Almansa langsung mengambil kendali balapan dengan menempati posisi pertama, sementara Brian Uriarte berada di posisi kedua.
Veda Ega terus berupaya memperbaiki posisinya. Setelah empat lap, pembalap Indonesia tersebut naik ke peringkat ke-12 dan berada di belakang Adrian Fernandez.
Sementara itu, persaingan di grup terdepan semakin sengit. Maximo Quiles yang merupakan pemuncak klasemen mulai mengejar para pembalap di depannya, yakni Uriarte, Almansa, dan Alvaro Carpe.
Namun, peluang Veda Ega untuk masuk ke delapan besar sempat menjauh. Pada lap keenam, jaraknya dengan rombongan delapan besar mencapai sekitar 3,8 detik.
Situasi berubah setelah Brian Uriarte mendapat hukuman double long lap penalty. Hukuman tersebut diberikan karena Uriarte masih melakukan pengaturan terhadap motornya ketika pengumuman mengenai aturan sebelum balapan telah disampaikan.
Uriarte pun harus kehilangan sejumlah posisi. Saat menjalani long lap penalty pertama, ia turun ke peringkat keenam.
Kesempatan tersebut turut dimanfaatkan Veda Ega untuk kembali naik posisi. Ia sempat berada di peringkat ke-11 setelah melewati Fernandez dan kemudian terlibat persaingan dengan Valentin Perrone.
Memasuki lap ke-10, Veda Ega sempat menembus posisi ke-10. Namun, posisinya kembali turun setelah disalip Joel Esteban, Adrian Fernandez, dan Joel Kelso.
Di saat yang sama, Hakim Danish masih kesulitan masuk ke zona poin. Hingga lap ke-10, pembalap Malaysia tersebut masih berada di peringkat ke-16.
Persaingan di rombongan tengah kemudian semakin ketat. Veda Ega sempat terlempar hingga posisi ke-15, sementara Hakim Danish justru berhasil naik ke peringkat ke-13.
Pada lap ke-13, Veda Ega masih berada di posisi ke-15 dan tepat berada di belakang Hakim Danish. Di depan, Maximo Quiles terus menunjukkan kecepatan dan berhasil merangsek ke posisi kedua untuk membayangi Almansa.
Satu lap kemudian, Veda Ega kembali menunjukkan perlawanan. Ia berhasil naik ke posisi ke-13 setelah melewati Hakim Danish dan Fernandez. Hakim Danish pun turun ke peringkat ke-15.
Memasuki dua lap terakhir, Veda Ega berada di posisi ke-14 dan masih tepat di depan Hakim Danish.
Kecelakaan Eddie O’Shea kemudian mengubah posisi rombongan tersebut. Insiden itu membuat Veda Ega dan Hakim Danish sama-sama naik satu peringkat.
Pada lap terakhir, Veda Ega akhirnya berada di posisi ke-11, sedangkan Hakim Danish menempati posisi ke-12. Keduanya finis beriringan setelah melalui persaingan sengit di kelompok tengah.
Sementara itu, pertarungan untuk kemenangan berlangsung dramatis. Quiles terus menempel Almansa hingga lap terakhir. Namun, Almansa mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis.
David Almansa pun keluar sebagai pemenang Moto3 Jepang, disusul persaingan ketat para pembalap di belakangnya. Veda Ega menutup balapan dengan hasil positif setelah berhasil mengungguli Hakim Danish.












