Tajuk.co WASHINGTON – Setelah rapper Amerika Serikat Macklemore dikeluarkan dari tur penyanyi Inggris Ed Sheeran akibat pernyataannya yang mendukung Palestina, tiket untuk tur Macklemore bertajuk “Free Palestine Tour”—yang mana seluruh hasilnya akan didonasikan kepada organisasi-organisasi pembela rakyat Palestina—habis terjual.
Macklemore menyampaikan unggahan terkait hal tersebut melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahannya ia menyatakan, tiket untuk tiga konser dalam rangkaian tur tersebut langsung habis terjual, dan menambahkan:
“Jujur, saya sangat tersentuh. Kami mengorganisasi konser-konser ini secara cepat karena percaya bahwa para musisi dapat menunjukkan solidaritas bagi Palestina, menggunakan panggung untuk menggalang dana, dan memperlihatkan potensi dari sebuah aksi bersama. Ketika pihak-pihak yang berkuasa mencoba membungkam seruan kebebasan kita, seni akan selalu menjadi bentuk perlawanan. Terima kasih Dublin, Paris, dan London atas dukungan kalian. Antusiasme terhadap konser-konser ini menjadi pengingat betapa banyaknya orang di seluruh dunia yang berdiri bersama demi kebebasan Palestina. Jadwal program konser akan segera diumumkan. Kami sangat tidak sabar untuk berada di sana bersama kalian.”
Macklemore Dikeluarkan dari Tur AS Ed Sheeran
Rapper asal AS ini dikeluarkan dari sisa jadwal konser dalam tur Ed Sheeran di AS setelah mengunggah pesan-pesan dukungan untuk Palestina.
Menanggapi keputusan tersebut, penampil pembuka lainnya dalam tur Sheeran juga mengumumkan pengunduran diri mereka. Keputusan Sheeran selaku tuan rumah tur tersebut memicu kritik tajam di media sosial karena dinilai bungkam terhadap tragedi di Gaza, serta atas keputusannya mengeluarkan Macklemore.
Dukungan Konsisten untuk Gaza
Macklemore, rapper pemenang penghargaan Grammy, telah berulang kali menyuarakan dukungannya untuk Palestina secara terbuka sejak serangan Israel ke Gaza dimulai pada tahun 2023.
Ia juga mendonasikan seluruh hasil dari lagunya yang berjudul “Hind’s Hall 2”—yang diciptakan bersama seniman-seniman Palestina—kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).












