Kualitas Udara Jakarta Membaik Setelah Modifikasi Cuaca Dua Hari

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan dua fasilitas penampungan air di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, yakni Embung Bambu Hitam dan Embung Batu Bengkong, pada Senin (19/10/2026).

Tajuk.co, JAKARTA — Kondisi kualitas udara Jakarta tercatat membaik pada akhir pekan setelah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca selama dua hari. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya sejumlah kegiatan besar di ruang terbuka.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan operasi dilakukan ketika tersedia awan potensial, terutama di kawasan perbatasan Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

Hujan juga sempat turun di kawasan Menteng. Menurut Pramono, kondisi tersebut membantu menekan tingkat polusi sekaligus memberikan suasana yang lebih nyaman bagi kegiatan masyarakat.

Saat melepas peserta kategori maraton Jakarta Running Festival sekitar pukul 04.00 WIB pada Minggu (25/10/2026), Pramono menyebut indeks kualitas udara berada di angka 61. Angka itu kemudian tercatat sekitar 68 dan menjadi 80 pada siang hari.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga mencatat kecenderungan penurunan konsentrasi PM2,5, PM10, dan sulfur dioksida pada periode pemantauan akhir pekan.

Perbaikan kualitas udara berlangsung ketika Jakarta menjadi tuan rumah berbagai agenda publik, termasuk Jakarta Running Festival yang diikuti puluhan ribu peserta.

Pengendalian pencemaran udara tetap membutuhkan penanganan berkelanjutan dari berbagai sumber emisi. Hasil pemantauan akhir pekan menjadi salah satu perkembangan positif dalam upaya menghadirkan udara yang lebih baik bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *