Tidak Dapat Tempat di Arsenal, Martineli Hijrah ke Al Hilal

Martinelli tandatangani kontrak empat tahun senilai Rp 1,4 triliun dengan Al Hilal. Foto: alhilal

Tajuk.co LONDON – Penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli bergabung dengan klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal, dengan biaya transfer sebesar £60 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Kesepakatan, yang mencakup klausul bagi hasil penjualan di masa mendatang (sell-on fee) ini, mengakhiri masa tinggal pemain internasional Brasil tersebut selama tujuh tahun di London utara.

Martinelli, 25 tahun, menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan Al-Hilal, yang saat ini memuncaki klasemen liga bersama Al-Nassr, klub Cristiano Ronaldo.

Martineli bergabung dengan The Gunners dari klub Brasil, Ituano, tahun 2019 dan menyisakan 12 bulan pada kontraknya di Stadion Emirates. Namun ia diberitahu manajer Mikel Arteta, ia tidak masuk dalam rencananya untuk musim ini.

“Bangga menjadi bagian dari si biru, bangga menjadi bagian dari Al-Hilal,” kata Martinelli dalam video perkenalan di saluran media sosial klub.

Ia akan berduet dengan Ollie Watkins di Al-Hilal setelah penyerang Inggris tersebut meninggalkan Aston Villa dalam kesepakatan senilai £51 juta.

Pemain sayap asal Belanda, Crysencio Summerville, juga bergabung dengan klub Arab Saudi yang dilatih oleh Simone Inzaghi tersebut dari West Ham musim panas ini, menyusul terdegradasi-nya mereka dari Premier League.

Gaji yang ditawarkan Al-Hilal kepada Martinelli diperkirakan jauh lebih tinggi daripada bayarannya di Arsenal yang dilaporkan mencapai £180.000 per minggu.

Ia tampil sebanyak 53 kali di semua kompetisi musim lalu dan mencetak 11 gol saat The Gunners memenangkan gelar kasta tertinggi untuk pertama kalinya sejak 2004.

Namun, ia tidak dimasukkan ke dalam skuad Arsenal pada dua laga awal musim ini, di mana Arteta memperjelas bahwa Martinelli akan kesulitan mendapatkan waktu bermain jika tetap bertahan di klub.

Mantan penyerang The Gunners, Ian Wright, juga mengkritik keputusan klub yang mencoret Martinelli dari skuad pada pertandingan pembuka melawan Coventry.

“Cara Martinelli diperlakukan saat ini benar-benar membuat saya merasa tidak nyaman,” katanya kepada Sky Sports.

“Saya tahu mereka mungkin menginginkannya pergi, dan banyak orang mungkin berkata, ‘ya, ini saatnya dia pindah’. Namun ada cara untuk melakukan itu dan seharusnya hal itu juga sesuai dengan keinginannya, bagaimana dia ingin pergi.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *