Tajuk.co, Jakarta — Keterlibatan taksi listrik Green SM menjadi salah satu titik awal rangkaian peristiwa dalam kecelakaan kereta di Bekasi. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari insiden tersebut:
1. Berhenti di Tengah Perlintasan
Taksi Green SM dilaporkan sempat berhenti di tengah rel kereta di kawasan dekat Stasiun Bekasi Timur sebelum kecelakaan terjadi. Kondisi itu membuat kendaraan berada dalam posisi berbahaya saat kereta melintas.
2. Tertemper KRL Lebih Dulu
Kendaraan tersebut kemudian tertabrak (tertemper) oleh KRL yang melaju dari arah Cikarang menuju Jakarta. Insiden awal ini menjadi pemicu terganggunya perjalanan kereta lain di jalur tersebut.
3. Memicu Rangkaian Kecelakaan Lebih Besar
Benturan awal menyebabkan KRL mengalami gangguan dan berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kondisi itu, kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek kemudian menabrak KRL dari belakang, memicu kecelakaan besar dengan korban jiwa.
4. Diduga Ada Masalah Teknis
Pihak kepolisian mengungkap adanya dugaan gangguan teknis pada taksi listrik tersebut yang menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak saat berada di perlintasan rel.
5. Operator Buka Suara dan Siap Dievaluasi
Manajemen Green SM menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut dan menegaskan siap bekerja sama dalam proses investigasi. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga langsung melakukan evaluasi terhadap operasional perusahaan.













