MLS Investigasi Dugaan Pelanggaran Transfer Casemiro ke Inter Miami

Inter Miami, Rabu (22/7/2026) mengumumkan merekrut Casemiro. Foto: MU

Tajuk.co MIAMI—Major League Soccer (MLS) menyatakan sedang menyelidiki dugaan pelanggaran tampering (pendekatan ilegal) oleh Inter Miami dalam hal perekrutan gelandang asal Brasil, Casemiro.

Hari Rabu (22/7/2026, Miami mengumumkan,  klub telah merekrut pemain berusia 34 tahun tersebut—yang meninggalkan Manchester United pada akhir musim lalu—dengan kontrak hingga akhir musim MLS 2027, disertai opsi perpanjangan hingga Juni 2029.

Namun tak lama kemudian, MLS merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka sedang “meninjau dugaan tampering” terhadap klub tersebut.

“Pihak liga sedang mengumpulkan seluruh informasi yang relevan dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut hingga peninjauan selesai,” tambah pernyataan tersebut.

“Meskipun Inter Miami CF dan LA Galaxy telah mencapai kesepakatan terkait prioritas penemuan (discovery priority / hak utama) untuk merekrut Casemiro, ketentuannya baru akan diumumkan setelah penyelidikan tampering selesai.”

Penyelidikan ini berkaitan dengan hak penemuan (discovery rights) Casemiro, yaitu aturan MLS yang memberikan klub tertentu hak penolakan pertama (first refusal) atas seorang pemain jika pemain tersebut ingin bergabung.

Sebuah klub dapat memiliki hingga lima pemain dalam daftar penemuan (discovery list) mereka sewaktu-waktu, serta dapat menambah atau menghapus pemain dari daftar tersebut.

Los Angeles Galaxy memegang hak penemuan untuk Casemiro, namun saat mengumumkan perekrutan sang pemain, Inter Miami menyatakan telah memperoleh hak tersebut dari Galaxy.

LA Galaxy menyampaikan dalam sebuah pernyataan: “LA Galaxy dan Inter Miami CF telah mencapai kesepakatan mengenai prioritas penemuan untuk merekrut Casemiro, dan syarat-syaratnya akan dirilis setelah penyelidikan tampering yang saat ini sedang berlangsung bersama Major League Soccer selesai.”

Casemiro mengumumkan pada bulan Januari bahwa ia akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim 2026-27 setelah adanya keputusan bersama untuk tidak memperpanjang kontraknya.

Casemiro telah memenangkan lima gelar Liga Champions bersama Real Madrid sebelum pindah ke United pada tahun 2022, dan bermain untuk Brasil saat mereka mencapai babak 16 besar di Piala Dunia musim panas ini.

“Hal yang paling memotivasi saya, dan saya pikir ini berlaku untuk setiap pemain, adalah menang dan terus berkembang,” katanya.

Casemiro tampil sebanyak 160 kali untuk United, mencetak 26 gol dan memberikan 14 assist, serta memenangkan satu Piala EFL dan satu Piala FA.

Menyusul kepergian Casemiro, United memprioritaskan penguatan lini tengah pada bursa transfer ini dengan membeli Andrey Santos seharga £50 juta dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa seharga £35 juta.

Sebelum pengumuman penyelidikan tersebut, salah satu pemilik Inter Miami, Sir David Beckham, mengatakan tentang Casemiro: “Dia adalah seorang pemenang yang telah meraih banyak hal dalam dunia sepak bola, dan setelah karier yang luar biasa bersama Real Madrid dan Manchester United, saya sangat senang dia memutuskan untuk menjadikan Miami sebagai rumah berikutnya.”

Di Miami, Casemiro akan bergabung dengan mantan rekan satu timnya di Real Madrid dan Manchester United, Sergio Reguilon, serta finalis Piala Dunia asal Argentina, Lionel Messi dan Rodrigo de Paul.

Ini bukan pertama kalinya Inter Miami diselidiki terkait transaksi transfer pemain.

Pada tahun 2021, mereka dijatuhi denda sebesar $2 juta setelah melanggar aturan MLS dalam perekrutan gelandang asal Prancis, Blaise Matuidi, dari Juventus pada tahun sebelumnya.

MLS menyatakan bahwa Matuidi dibayar lebih dari batas yang diizinkan, yang secara efektif membuat tim tersebut memiliki empat designated player (pemain khusus) pada musim sebelumnya, dari yang seharusnya hanya diizinkan tiga pemain. Gaji designated player tidak dihitung dalam batasan gaji (salary cap) MLS.

Dikenal sebagai ‘aturan Beckham’, regulasi ini diperkenalkan ketika mantan kapten timnas Inggris tersebut bergabung dengan Los Angeles Galaxy pada tahun 2007.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *