Tajuk.co MANCHESTER – Pengumuman Machester United mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) Jackie Kay dari klub diprediksi akan menjadi pukulan berat bagi skuad—mengingat ia pernah dijuluki sebagai “ibu bagi semua orang” oleh mantan kapten Red Devils, Ashley Young.
Kay—yang bergabung dengan raksasa Premier League ini pada tahun 1995—menjabat sebagai Kepala Operasional Tim saat kepergiannya, yang dikonfirmasi oleh klub pada hari Jumat. Selama hampir 30 tahun pengabdiannya, ia juga pernah memimpin logistik tim utama di pusat latihan Carrington, serta bekerja sebagai asisten eksekutif untuk mantan CEO David Gill.
Kay telah lama menjadi sosok staf yang sangat populer. Meskipun Sir Jim Ratcliffe sedang menjalankan gelombang kedua pemutusan hubungan kerja (PHK)—setelah sebelumnya memangkas 250 karyawan tahun lalu dan kini berencana melepas 100 staf lagi—kepergian Kay dilaporkan sebagai bagian dari perombakan kinerja yang dipimpin oleh Sir Dave Brailsford dan Jason Wilcox, sebagaimana diberitakan The Times.
Selain mendapat dukungan penuh dari para pemain, ia juga sangat dihormati oleh beberapa mantan manajer United dan disebut-sebut sebagai “pelumas dalam mesin utama” klub.
Menurut laporan tersebut, staf United menilai keputusan untuk melepas Kay sangat “kejam” dan membuat mereka “terpukul” oleh langkah yang diambil pemilik INEOS tersebut.
Banyak karyawan menyoroti dedikasi luar biasa yang telah ia berikan, dengan menyebut bahwa Kay telah “menyerahkan seluruh hidupnya untuk klub”.
Salah satu pemain yang secara terbuka mengutarakan pandangannya adalah Young—mantan kapten United yang menghabiskan 10 tahun di klub setelah pindah dari Aston Villa pada 2011.
Bintang yang kini membela Everton itu sebelumnya pernah memberikan pujian tinggi untuknya: “Dia benar-benar luar biasa. Dia seperti ibu bagi semua orang. Jika ada masalah atau apa pun yang perlu diselesaikan, kami selalu bilang ‘Jackie, bisa tolong ini?’ atau ‘Jackie, bisa bantu ini?’. Saya yakin ada kalanya saat ponselnya berdering, dia berpikir ‘tidak, saya tidak mau mengangkatnya’. Namun, dia selalu ada untuk kami.”
Menanggapi pengumuman kepergian Kay dari United, juru bicara klub menyampaikan: “Sebagai bagian dari restrukturisasi operasional kami yang sedang berlangsung, Jackie Kay akan meninggalkan MU setelah hampir 30 tahun memberikan pengabdian yang luar biasa kepada klub.
“Jackie memulai kariernya di Old Trafford pada tahun 1995 sebagai asisten eksekutif di era kejayaan bersejarah di bawah Sir Alex Ferquson. Pada tahun 2013, ia pindah ke Carrington dan melayani jajaran manajer tim utama pria, awalnya sebagai asisten eksekutif dan selama sembilan tahun terakhir memimpin operasional tim utama.
Di seluruh peran yang diembannya, ia telah menunjukkan komitmen yang tidak pernah goyah dan memainkan peran kunci dalam kehidupan sehari-hari Manchester United di Old Trafford, Carrington, maupun saat perjalanan laga tandang tim.
“Kami berterima kasih kepada Jackie atas semua yang telah ia lakukan untuk klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Pintu klub akan selalu terbuka baginya.”












