Kekuatan ASEAN Terletak pada Persatuan dan Soliditas Anggotanya

Peserta ASEAN Defence Minister Meetig di Filipina. Foto: kemenhan

Tajuk.co FILIPINA – Kekuatan ASEAN terletak pada persatuan dan soliditas seluruh negara anggotanya. oleh karena itu, kerja sama pertahanan perlu terus diperkuat dengan berlandaskan rasa saling menghormati, dialog, konsultasi, dan konsensus.

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan, Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon mengungkapkan hal itu saat menghadiri Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN ke-20 (20th ASEAN Defence Ministers’ Meeting/ADMM) yang diselenggarakan di Filipina, Rabu (28/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut Wamenhan menegaskan, pentingnya soliditas dan persatuan negara-negara ASEAN dalam menghadapi dinamika geopolitik global serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan perkenalan delegasi Indonesia pada agenda pembukaan pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ASEAN Defence Ministers’ Meeting/ADMM), yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Filipina sekaligus Ketua Sidang, Gilberto C. Teodoro Jr.

Dalam sambutannya, Wamenhan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Filipina atas sambutan hangat dan keramahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia.

Selanjutnya Wamenhan RI menegaskan bahwa Indonesia mendukung penuh kepemimpinan Filipina dan komitmennya dalam memajukan kerja sama pertahanan ASEAN.

Menurut Richard, di tengah ketidakpastian global, sentralitas ASEAN menjadi semakin penting sebagai landasan untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan keterbukaan kawasan. Bagi Indonesia, sentralitas ASEAN bukan sekadar prinsip, melainkan sebuah keharusan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan geopolitik.

“ASEAN yang kuat dan solid memberikan kekuatan kolektif bagi kita untuk menghadapi tantangan geopolitik, mengelola perbedaan, serta menjaga kawasan kita tetap terbuka, inklusif, dan damai,” tegas Wamenhan RI.

Lebih lanjut, Wamenhan RI menegaskan, perbedaan perspektif di antara negara anggota tidak seharusnya menjadi penghalang bagi terwujudnya komitmen bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

Dalam konteks tersebut, ADMM memiliki peran strategis untuk menerjemahkan komitmen bersama negara-negara ASEAN menjadi langkah-langkah konkret melalui kerja sama pertahanan yang praktis dan berorientasi pada penguatan kapasitas kolektif.

Indonesia, lanjut Wamenhan RI, siap bekerja sama secara erat dengan Filipina dan seluruh negara anggota ASEAN untuk memperkuat kerja sama pertahanan serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *