Tajuk.co JAKARTA –Indonesia memiliki posisi strategis di tengah meningkatnya peran kawasan Indo-Pasifik dalam perekonomian global. Posisi tersebut didukung oleh pasar domestik yang terus berkembang, tenaga kerja produktif, serta sumber daya yang melimpah.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara utama dalam 14th Annual US-Indonesia Investment Summit yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
“Untuk memperkuat perekonomian nasional, pemerintah terus mendorong hilirisasi industri, ketahanan pangan, keberlanjutan, dan perluasan akses pasar global. Upaya tersebut sejalan dengan tiga program prioritas Kemendag, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global,” terang Mendag.
Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bersama American Chamber of Commerce (AmCham) Indonesia yang diikuti sejumlah pelaku usaha Amerika Serikat (AS). Pada kesempatan tersebut, Mendag Busan mengajak pelaku usaha AS untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Melalui TEI, pelaku usaha AS dapat menemukan berbagai produk unggulan Indonesia sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan perdagangan dan membuka lebih banyak peluang bagi produk Indonesia di pasar AS.












