Insentif Kendaraan Listrik Naik Drastis, Sasar 1 Juta Unit

Tajuk.co, TANGERANG — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan stimulus baru untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Jumlah penerima insentif yang direncanakan kini meningkat menjadi satu juta unit, jauh lebih besar dibandingkan rencana awal yang hanya mencakup 200 ribu kendaraan.

Purbaya menjelaskan program tersebut diproyeksikan menyasar 500 ribu sepeda motor listrik dan 500 ribu mobil listrik. Kebijakan itu dijadwalkan diumumkan Presiden dalam waktu sekitar dua hingga tiga pekan mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pemerintah masih mematangkan berbagai aspek teknis sebelum stimulus resmi diluncurkan. Salah satu bentuk dukungan yang sedang dibahas adalah pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Meski demikian, besaran maupun mekanisme insentif belum diputuskan karena masih dalam tahap perhitungan dan pembahasan lintas kementerian.

Purbaya juga memberi sinyal bahwa kebijakan tersebut kemungkinan akan membedakan perlakuan berdasarkan jenis teknologi baterai yang digunakan kendaraan listrik, termasuk baterai berbasis nikel dan baterai berbasis lithium.

Sebelumnya, pada Mei 2026, pemerintah hanya mewacanakan pemberian insentif bagi 200 ribu kendaraan listrik, yang terdiri atas 100 ribu mobil listrik dan 100 ribu sepeda motor listrik. Dengan rencana terbaru ini, cakupan penerima manfaat meningkat hingga lima kali lipat.

Pemerintah berharap stimulus tersebut dapat memperkuat daya beli masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional. Rincian lengkap mengenai skema insentif akan diumumkan setelah seluruh pembahasan selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *