Jargas 1 Juta Rumah Ditargetkan Tuntas 2028, Gas Bakal Lebih Murah

Tajuk.co, GRESIK — Pemerintah menargetkan pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga yang mencakup 1 juta sambungan rumah dapat diselesaikan pada 2028. Program tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap gas melalui jaringan perpipaan sekaligus menekan biaya energi rumah tangga dan pelaku usaha.

Target itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman saat meninjau kesiapan pengoperasian jaringan gas bumi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/9).

Dudung menyatakan pemerintah menargetkan seluruh program tersebut rampung pada 2028. Pembangunan jaringan gas akan dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai sasaran 1 juta sambungan rumah.

Menurutnya, keberadaan jaringan gas perpipaan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk ketika membutuhkan bahan bakar secara mendadak pada malam hari saat akses untuk mendapatkan LPG tabung 3 kilogram relatif sulit.

Dudung juga menyebut penggunaan gas melalui jaringan perpipaan berpotensi memberikan biaya yang lebih rendah. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mencontohkan perbandingan biaya yang sebelumnya dapat mencapai sekitar Rp70 ribu, kemudian dapat ditekan hingga sekitar Rp20 ribu melalui jaringan gas.

“Kalau gas itu dengan harga yang tadi saya sebutkan Rp70 ribu, terutama bagi perekonomian, UMKM, yang kemudian akhirnya cuma Rp20 ribu, ini akan sangat membantu,” ujar Dudung.

Di sisi lain, Dudung mengatakan persoalan perizinan yang sebelumnya menjadi salah satu hambatan pengoperasian jaringan gas kini telah diselesaikan. Dengan demikian, pemerintah dapat mengalihkan perhatian pada tahap pengoperasian jaringan.

Ia meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menetapkan badan usaha yang akan mengelola jaringan sekaligus menerbitkan izin usaha niaga gas bumi.

Selain itu, SKK Migas diminta memastikan ketersediaan alokasi gas beserta titik serahnya. Sementara itu, BPH Migas diharapkan menyiapkan harga gas rumah tangga yang tetap lebih terjangkau dibandingkan LPG tabung 3 kilogram.

“Pembangunan jaringan gas akan terus berlanjut menuju sasaran 1 juta sambungan rumah,” kata Dudung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *