Penjualan Abdel Ezzalzouli ke Betis Berpotensi Rugikan Barcelona

Abdel Ezzalzouli berseragam Real Betis. Foto: allfootball

Tajuk.co BARCELONA –  Barcelona kehilangan permata yang belum terasah bernama Abde Ezzalzouli, yang dijual seharga 7,5 juta euro ke Real Betis. Kesepakatan itu berpotensi merugikan Barcelona secara signifikan karena nilai Abde naik berklai lipat.

Abde Ezzalzouli tampil luar biasa bersama Real Betis dan menjadi salah satu bintang utama tim Andalusia itu berkat kemampuan individu dan pengaruhnya dalam pertandingan, terutama di Liga Champions.

Menurut media Spanyol, Mundo Deportivo, Real Betis asuhan Pellegrini mencatat awal musim terbaik dalam sejarah klub. Mereka berada di papan atas klasemen LaLiga dan belum terkalahkan di Liga Champions, dengan mengantongi sembilan poin dari tiga pertandingan.

Abde Ezzalzouli adalah salah satu kontributor utama kesuksesan ini. Ia tampil impresif di sayap kiri, menunjukkan kemampuan dribel satu lawan satu yang kuat, serta aktif membantu pertahanan, yang memperlihatkan kualitas teknis sekaligus semangat juangnya.

Kisah Abde Ezzalzouli bersama Barcelona dimulai pada musim panas 2021. Saat itu, talenta muda asal Maroko ini menarik perhatian lewat keterampilan teknis, kemampuan kaki kirinya, dan penampilannya bersama Hercules di Segunda División B. Barcelona mulai memantaunya dengan bantuan Ramon Planes, yang piawai menemukan bintang-bintang baru.

Abde Ezzalzouli pindah ke Spanyol bersama orang tuanya saat masih kecil dan memulai karier sepak bolanya di akademi Hercules. Pada usia 18 tahun, ia melakoni debut bersama tim senior di Stadion Rico Pérez.

Pemandu bakat Barcelona memberinya penilaian positif, sehingga klub mengaktifkan klausul pelepasannya sebesar 2 juta euro pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2021.

Ia kemudian dipinjamkan ke Osasuna dan meninggalkan kesan yang baik di sana.

Akibat krisis keuangan parah yang melanda Barcelona saat itu, Real Betis mendapatkan Abde Ezzalzouli hanya dengan 7,5 juta euro. Barcelona mempertahankan opsi pembelian kembali seharga 20 juta euro sebelum 2024 dan 25 juta euro pada 2025.

Perjanjian itu juga menetapkan, Barcelona berhak atas 50 persen dari setiap biaya transfer di masa depan jika Betis menjual Abde Ezzalzouli. Namun, setelah kepergian dini striker Brasil Vitor Roque, persentase tersebut turun menjadi 20 persen.

Berdasarkan ketentuan ini, jika sebuah klub mengaktifkan klausul pelepasan Abde Ezzalzouli senilai 60 juta euro, Barcelona hanya akan menerima 12 juta euro, yaitu 20 persen dari nilai tersebut.

Artinya, pemasukan yang bisa diterima Barcelona dari pemain ini di masa depan jauh lebih kecil dibandingkan nilai yang dibayarkan klub lain untuk mendapatkan pemain dengan performa setinggi itu.

Perbedaannya terlihat lebih jelas jika dibandingkan dengan transfer Gordon dan Adeyemi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *