Tajuk.co, LOMBOK TIMUR — Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan resmi berubah menjadi Universitas Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan (UIH NW). Perubahan bentuk ini membuka ruang pengembangan pendidikan tinggi yang lebih luas di Lombok Timur.
Surat keputusan diserahkan Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar kepada Rektor UIH NW Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Rabu (21/10/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, bersamaan dengan peringatan haul pendiri Nahdlatul Wathan, Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Gugun menyampaikan bahwa perubahan status telah melalui proses verifikasi akademik. Bentuk universitas diharapkan memungkinkan kampus menjangkau lebih banyak mahasiswa dan mengembangkan program studi umum sesuai ketentuan.
Ia juga menekankan tanggung jawab kampus untuk meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan tata kelola. Penguatan kelembagaan diarahkan agar pendidikan tinggi Islam semakin berkontribusi bagi masyarakat.
Atsani menyebut perubahan tersebut melanjutkan perjalanan lembaga pendidikan yang dirintis sejak 1977. Ia meminta seluruh unsur kampus segera memperkuat fakultas, akreditasi, dan kualitas program studi.
Menurut rektor, pencapaian standar unggul menjadi prioritas sebelum kampus mengajukan pengembangan program studi umum. Pembenahan mutu akan menjadi dasar bagi perluasan layanan pendidikan setelah perubahan status tersebut.












