Tajuk.co JAKARTA – Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffry Hendrik menyampaikan, pentingnya peningkatan kualitas investor untuk memperkuat pasar modal Indonesia.
Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO), BEI terus mendorong peningkatan transparansi pasar, penyediaan data investor yang lebih terperinci, pendalaman pasar, serta penguatan keterbukaan informasi kepada publik.
“Kami yakin dengan transparansi yang lebih baik, tentu akan ada trust (kepercayaan) yang lebih tinggi,” kata Jeffry.
Ia mengungkapkan, jumlah investor domestik saat ini telah melampaui 28 juta. Namun, menurutnya, pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas agar menjadi fondasi yang kuat bagi perkembangan pasar modal nasional.
Jeffry menegaskan, investor perlu memiliki literasi dan pemahaman investasi yang memadai, mampu mengenali profil risikonya, serta tidak hanya mengikuti tren yang berkembang di media sosial ‘”Mampu melakukan analisis, tidak hanya ikut-ikutan apa kata influencer, tidak FOMO (fear of missing out/takut ketinggalan),” ucapnya












