Kurniasih Mufidayati Ajak Gema Keadilan Perkuat Nilai Kebangsaan di Kalangan Pemuda

Tajuk.co, JAKARTA — Anggota MPR RI Kurniasih Mufidayati mengajak generasi muda untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama peserta Gema Keadilan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Masjid Jami Al-Nizham, Jalan Rawasari Timur Raya, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, pada 13 September 2026.

Para peserta berasal dari Gema Keadilan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Sejumlah tokoh dan pengurus kepemudaan turut hadir, antara lain Handzhola, tokoh pemuda Jakarta sekaligus Kepala Departemen Pemuda Kepeloporan dan Pemberdayaan Bidang Kepemudaan DPW PKS.

Hadir pula Ketua Kepemudaan Jakarta Pusat DPD PKS Faiq Abdillah, Ketua Gema Keadilan Jakarta Pusat Fadhillah Akbar, serta Ketua Gema Keadilan Jakarta Selatan M. Ikrom Azzam.

Dalam sosialisasi tersebut, Kurniasih menyampaikan materi mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi bagian dari materi 4 Pilar MPR RI. MPR menempatkan keempatnya sebagai nilai dan konsensus penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kurniasih menekankan pentingnya generasi muda memahami nilai-nilai tersebut bukan sekadar sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadikannya pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi generasi muda, pemahaman terhadap Pancasila dapat menjadi landasan dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama. Sementara UUD NRI Tahun 1945 menjadi landasan konstitusional dalam kehidupan bernegara, NKRI menjadi bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan pentingnya merawat persatuan di tengah keberagaman.

Nilai kebangsaan tersebut dinilai relevan dengan kehidupan pemuda yang semakin dinamis. Perkembangan teknologi dan media sosial membuat generasi muda berhadapan dengan beragam informasi, pandangan, serta perbedaan yang membutuhkan sikap bijak dan bertanggung jawab.

Kurniasih juga mendorong pemuda untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat. Semangat kepeloporan dan pemberdayaan dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, kepemudaan, pendidikan, maupun berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

Menurut materi MPR RI, sosialisasi 4 Pilar merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan dan menjadikannya acuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam konteks kehidupan pemuda, Bhinneka Tunggal Ika menjadi nilai penting karena Indonesia memiliki keragaman suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang masyarakat. Keberagaman tersebut dapat menjadi kekuatan ketika disertai sikap saling menghormati dan semangat persatuan.

Kegiatan bersama Gema Keadilan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog antara anggota MPR RI dan kalangan pemuda. Para peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengaitkannya dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Kurniasih berharap nilai-nilai 4 Pilar dapat terus hidup dalam aktivitas generasi muda, sehingga semangat kebangsaan tidak hanya dibicarakan dalam forum sosialisasi, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *