Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pangan Murah

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi Wakil Ketua Badan Otorita Pengelola Pantura (BOPPJ), Fadil Imran, Kamis (8/10/2026). Foto: jatengprov

Tajuk.co, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia (BI) menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi. Kegiatan ini menyasar masyarakat, pedagang warung, pelaku usaha katering, serta kelompok petani di Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah pada Senin (12/10/2026) tersebut juga disertai penyaluran sejumlah bantuan untuk mendukung produktivitas pertanian.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, upaya menjaga stabilitas harga membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari BI, Bulog, petani, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar harga bahan pokok tetap terjangkau dan inflasi di Jawa Tengah terkendali, baik di Semarang maupun wilayah lainnya.

Salah satu alasan pelaksanaan intervensi pasar ini adalah kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama cabai merah dan beras. Harga cabai merah bahkan dilaporkan mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

“Kerja kolaboratif ini yang dijadikan sebagai role model, sehingga Jawa Tengah tetap menjadi provinsi yang inflasinya terkendali. Tidak hanya di Semarang tetapi juga daerah lain agar inflasi kita terjaga,” kata Luthfi, Senin (12/10/2026).

Antisipasi Dampak Kekeringan dan El Nino

Selain menekan kenaikan harga, Pemprov Jateng juga memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Bantuan yang disalurkan meliputi beras, sarana perpipaan air, serta rumah burung hantu bagi kelompok tani.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, produksi padi di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 8,4 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan sekitar 4,9 juta ton beras.

Sementara itu, produksi cabai tercatat sekitar 404,91 ribu ton dan bawang merah mencapai 408,76 ribu ton.

Luthfi menjelaskan, penyesuaian pola tanam menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan cuaca. Strategi pengendalian harga juga harus mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi kepada konsumen.

“Pola tanam petani juga disesuaikan dengan program dari Distannak. Karena El Nino inilah maka kita harus mempunyai ide kreatif dalam rangka pengendalian bahan pokok penting di wilayah kita dari hulu-hilir,” tuturnya.

Pedagang dan Pengusaha Katering Rasakan Manfaat

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah turut membantu pelaku usaha kecil yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Joko, pedagang nasi goreng, mengaku dapat membeli cabai dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemuinya di pasar.

Ia menyebut harga cabai di pasaran sempat mencapai Rp65.000 per kilogram saat terakhir membeli. Melalui kegiatan tersebut, ia memperoleh cabai dengan harga Rp45.000 per kilogram.

Joko biasanya membutuhkan sekitar lima kilogram cabai untuk membuat sambal selama satu minggu. Menurutnya, selisih harga tersebut cukup membantu menekan pengeluaran usaha, terutama ketika harga cabai mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir.

Manfaat serupa dirasakan Dari, pengusaha katering yang juga mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku bisa mendapatkan beras dengan harga mulai Rp11.000.

Dari mengatakan, kenaikan harga bahan baku seperti beras dan ayam berpengaruh langsung terhadap biaya operasional katering. Di sisi lain, menaikkan harga jual bukan pilihan mudah karena berisiko membuat pelanggan beralih ke penyedia jasa lain.

Melalui Gerakan Pangan Murah, pelaku usaha berharap dapat memperoleh bahan baku dengan harga yang lebih terjangkau sehingga biaya produksi tetap terkendali.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jawa Tengah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *