Tajuk.co, SUZHOU — Inovasi tiga wirausaha perempuan Indonesia mendapat tempat dalam final Unlock Her Future Prize 2026. Mereka membawa gagasan usaha yang menjawab kebutuhan pertanian, pengurangan sampah, dan pemeriksaan kesehatan perempuan.
Ketiga wakil Indonesia tersebut ialah Azalea Ayuningtyas melalui Birufinery, Celia Siura melalui Bumbi, serta Jihan Alfiyyah melalui HerLens. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan di Suzhou, Provinsi Jiangsu, China, termasuk konferensi pers pada Kamis (22/10/2026).
Laman resmi penyelenggara, The Bicester Collection, mencatat lebih dari 1.500 pendaftaran untuk edisi Asia Timur dan Asia Tenggara. Sebanyak 12 peserta mencapai babak final setelah melalui seleksi.
Birufinery mengembangkan pemanfaatan rumput laut sebagai biostimulan pertanian. Bumbi menawarkan popok dan pembalut kain yang dapat digunakan kembali, dengan melibatkan perempuan lokal dan penyandang disabilitas dalam produksinya.
Sementara itu, HerLens mengembangkan perangkat portabel berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu pemeriksaan awal kanker serviks. Perusahaan ini masih menjalankan berbagai uji klinis.
Para finalis mengikuti pelatihan intensif bersama New York University Shanghai dan mempresentasikan usaha kepada dewan juri. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada Jumat (23/10/2026). Pemenang berpeluang mendapatkan hibah hingga 100.000 dolar AS beserta pendampingan, pendidikan, dan akses jejaring bisnis.












