Ini Empat Skenario Final Piala Dunia 2026

Piala Dunia FIFA 2026 tidak akan melahirkan juara baru, Foto: FIFA

Tajuk.co  – Gelaran Piala Dunia FIFA edisi ke 23 di AS, Kanada, dan Meksiko dipastikan tidak akan melahirkan juara baru. Empat negara yang lolos ke babak semi final: Perancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina adalah negara-negara yang pernah menduduki tahta tertinggi sepak bola dunia.

Trofi bisa jatuh ke tangan Inggris atau Spanyol, yang sama-sama memburu bintang kedua di lambang tim mereka. Prancis berupaya menjadi juara untuk ketiga kalinya. Sementarea Argentina berpeluang menjadi tim pertama sejak 1962, yang mampu mempertahankan gelar sekaligus meraih gelar juara dunia keempat mereka.

Keempatnya masih harus melewati tantangan besar sebelum tampil di partai puncak di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli 2026 mendatang. Namun, kini gambaran mengenai kemungkinan final mulai terlihat jelas.

FIFA menyebut ada empat skenario partai final yang mungkin terjadi: duel sarat gengsi antara Inggris dan Prancis di seberang Selat Inggris, ulangan final luar biasa di Qatar 2022, pertemuan ulang final EURO 2024 yang menarik, atau bentrokan antara juara bertahan Piala Dunia dan juara bertahan Kejuaraan Eropa.

Berikut empat skenario yang mungkin terjadi versi FIFA:

1.    Prancis vs Inggris

Jika Kylian Mbappe dan Les Bleus mampu mengalahkan Spanyol, sementara tim asuhan Thomas Tuchel menyingkirkan Argentina, New York New Jersey Stadium akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia pertama yang mempertemukan dua raksasa Eropa tersebut. Three Lions baru sekali mencapai final, yakni saat menghadapi Jerman Barat di kandang sendiri pada 1966 dan menang 4-2 setelah perpanjangan waktu. Sementara itu, Prancis berpeluang mencapai final ketiga secara beruntun setelah 2018 dan 2022.

Laga ini akan mempertemukan rekan setim dari dua klub terbesar di dunia dalam satu malam yang tak terlupakan. Bintang Real Madrid, Mbappe dan Jude Bellingham, akan saling berhadapan demi kesempatan mengangkat trofi bergengsi tersebut, sementara Harry Kane dan Michael Olise dari Bayern Munich juga akan berada di kubu yang berseberangan.

Inggris juga akan mengincar balas dendam terhadap Prancis yang menyingkirkan mereka pada perempat final Piala Dunia Qatar 2022.

2.    Prancis vs Argentina

Partai ini akan menjadi ulangan final dramatis Piala Dunia Qatar 2022, sebuah pertandingan yang telah lama dinantikan banyak orang untuk kembali tersaji. Tiga setengah tahun setelah La Albiceleste mengalahkan Prancis melalui adu penalti usai bermain imbang 3-3 di Lusail Stadium, kedua tim kembali berpeluang bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi dalam sepak bola. Les Bleus akan memburu balas dendam atas kekalahan pahit tersebut, sementara target Argentina adalah menambah bintang keempat di lambang mereka sekaligus menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.

Apa pun hasilnya nanti, laga ini akan menyajikan duel yang sangat dinantikan antara Mbappe dan Lionel Messi, yang sama-sama memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol. Jika menoleh sedikit lebih jauh ke belakang, pertandingan ini bukan hanya menjadi ulangan final 2022, tetapi juga penentu dalam rangkaian tiga pertemuan. Empat tahun sebelum final epik di Qatar, Prancis yang diperkuat Mbappe muda mengalahkan Argentina 4-3 pada Babak 16 Besar Piala Dunia Rusia 2018 dalam perjalanan mereka menuju gelar juara.

 3.    Spanyol vs Inggris

Jika Spanyol mampu mengalahkan Perancis dan Inggris menyingkirkan Argentina, final Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi ulangan partai puncak UEFA EURO 2024. Dua tahun setelah La Roja mengalahkan Three Lions 2-1 pada final EURO 2024, Harry Kane dan rekan-rekannya akan memiliki kesempatan membalas kekalahan tersebut. Inggris dan Spanyol masing-masing baru sekali mencapai final Piala Dunia, yakni pada 1966 dan 2010, dan keduanya berhasil mengangkat trofi.

Pertemuan keduanya di Piala Dunia sendiri merupakan sesuatu yang langka. Meski kedua raksasa Eropa ini telah beberapa kali bertemu di kompetisi antarbenua, mereka baru dua kali saling berhadapan di Piala Dunia. Pertemuan pertama terjadi di Brasil pada 1950, ketika La Roja menang 1-0 pada fase grup. Lebih dari tiga dekade kemudian, mereka kembali bertemu pada 1982 dan bermain imbang tanpa gol, hasil yang membuat kedua tim sama-sama tersingkir pada fase grup kedua.

Empat puluh empat tahun kemudian, pertemuan di final Piala Dunia bisa saja kembali terwujud.

 4.    Spanyol vs Argentina

Jika Spanyol dan Argentina mampu melewati rintangan terakhir menuju New York New Jersey, kita akan menyaksikan final yang mempertemukan dua negara berbahasa Spanyol. Partai seperti ini memang jarang terjadi di Piala Dunia, tetapi bukan tanpa preseden.

Jika La Roja dan La Albiceleste benar-benar bertemu di final, itu akan menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak fase grup Piala Dunia 1966 di Inggris, ketika wakil Amerika Selatan tersebut menang 2-1.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *