Trump Beri Izin Presiden Iran Datang ke New York untuk Sidang PBB

Presiden AS, Donald Trump dan PM Israel, Benyamin Netanyahu. Foto: anadolu

Tajuk.co, NEW YORK — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan izin kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian beserta delegasi negaranya untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan delegasi Iran diperbolehkan mengikuti High Level Week Majelis Umum PBB yang berlangsung pada 22 hingga 28 September 2026.

“Sesuai dengan kewajiban kami sebagai negara tuan rumah, delegasi inti dari rezim Iran akan dapat menghadiri Pekan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB,” ujar juru bicara tersebut kepada BBC.

Delegasi utama Iran yang dijadwalkan hadir mencakup Presiden Masoud Pezeshkian dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Meski mendapat izin masuk ke Amerika Serikat, delegasi Iran akan menghadapi sejumlah pembatasan selama berada di New York. Jumlah anggota delegasi juga akan dibatasi dan disebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

“Delegasi akan dikenakan pembatasan perjalanan dan akan menghadapi larangan pembelian barang mewah dan barang lainnya sesuai kebijakan kami. Jumlah delegasi lebih kecil daripada tahun lalu,” kata juru bicara Kemlu AS.

Keputusan tersebut diambil ketika hubungan Amerika Serikat dan Iran masih berada dalam kondisi tegang. Kedua negara disebut telah terlibat konflik selama sekitar tujuh bulan dan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Upaya perundingan untuk mengakhiri konflik juga masih menghadapi berbagai hambatan. Trump sebelumnya mengatakan dirinya tengah mempertimbangkan keputusan besar terkait keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik tersebut.

“Saya akan mengambil keputusan besar. Apakah saya ingin turun tangan dan membinasakan mereka atau tidak,” ujar Trump kepada Axios.

Sidang Majelis Umum PBB ke-81 menjadi forum bagi para pemimpin dunia untuk menyampaikan pandangan mengenai berbagai persoalan internasional. Debat Umum sebagai agenda utama dijadwalkan dimulai pada Selasa (22/9/2026).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *