Tajuk.co – Di atas kertas, Brasil adalah negara paling sukses dalam sejarah sepak bola dunia. Lima gelar Piala Dunia, puluhan legenda, dan ratusan kemenangan membuat Selecao selalu menjadi favorit di setiap turnamen besar. Namun, ada satu negara yang selama hampir empat dekade menjadi anomali dalam sejarah sepak bola Brasil: Norwegia.
Kemenangan Norwegia 2-1 atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 bukan sekadar kejutan turnamen. Hasil itu memperpanjang rekor unik yang nyaris sulit dipercaya: Brasil belum pernah mengalahkan Norwegia dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Sejak pertama kali bertemu pada 1988, Brasil dan Norwegia telah lima kali saling berhadapan. Hasilnya sangat kontras dengan reputasi kedua negara. Dari lima kali pertemuan di berbagai ajang Brasil kalah tiga kali, dan dua kali imbang. Norwegia memasukkan sembilan gol, sementara Brasil mencetak enam gol.
Norwegia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang memiliki rekor positif atas Brasil, bahkan menjadi satu-satunya tim yang belum pernah kalah dari Selecao dalam lima pertemuan.
Dominasi Norwegia mulai terlihat pada laga persahabatan tahun 1997 ketika mereka mengejutkan Brasil dengan kemenangan 4-2.
Setahun kemudian, kejutan yang lebih besar terjadi pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Saat itu Brasil yang diperkuat Ronaldo Nazario, Rivaldo, dan Bebeto dikalahkan Norwegia 2-1 pada laga terakhir penyisihan grup. Kekalahan tersebut memang tidak menggagalkan Brasil lolos, tetapi menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola Norwegia.
Delapan tahun kemudian, kedua negara kembali bertemu dalam laga persahabatan. Hasilnya kembali tidak berpihak kepada Brasil setelah pertandingan berakhir imbang 1-1.
Piala Dunia 2026 menjadi panggung babak baru rivalitas yang timpang ini. Brasil datang sebagai juara Grup C dan salah satu kandidat kuat juara. Di bawah pelatih Carlo Ancelotti, Selecao membawa skuad terbaiknya. Sementara Norwegia mengandalkan duet Martin Ødegaard dan Erling Haaland, yang memang sedang berada dalam performa terbaiknya.
Brasil sempat mendominasi permainan. Namun memasuki menit-menit akhir pertandingan, Erling Haaland mencetak dua gol. Brasil hanya mampu mencetak satu gol dari titik penalti di menit 9+10 melalui sepakan Neymar. Hasil itu mengantar Norwegia ke perempat final sekaligus menyingkirkan Brasil lebih cepat dari yang diperkirakan.
Secara kualitas individu, Brasil hampir selalu lebih unggul. Namun statistik menunjukkan Norwegia memiliki karakter permainan yang selama ini menjadi antitesa gaya sepak bola Brasil.
Bagi Brasil, statistik ini menjadi ironi besar. Mereka memiliki rekor positif atas hampir seluruh kekuatan besar dunia seperti Argentina, Jerman, Italia, hingga Inggris. Namun terhadap Norwegia, mereka belum pernah sekalipun meraih kemenangan.
Kini, setelah lima pertemuan dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang, Norwegia semakin layak disebut sebagai tim kutukan bagi Brasil. Di tengah dominasi Selecao dalam sejarah sepak bola dunia, justru negara Skandinavia berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa itu menjadi lawan yang tak pernah berhasil mereka taklukkan.












