Tajuk.co ROMA – Sebelum menunjuk Pep Guardiola sebagai Pelatih Kepala timnas Italia, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC/Federazione Italiana Giuoco Calcio) mendekati Carlo Ancelotti untuk menjadi manajer tim nasional.
“Kami tidak bisa menyembunyikan fakta kami juga berbicara dengan Carlo sebelum berbicara dengan Pep,” ungkap Direktur Teknis FIGC Paolo Maldini Maldini dalam sebuah konferensi pers, Kamis (23/7/2026).
Namun Carlo Ancelotti –yang juga mantan rekan satu tim Maldini, baik di timnas Italia maupun AC Milan, memperpanjang kontraknya dengan Brasil Mei 2026 lalu hingga Piala Dunia 2030.
Meskipun tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia di tangan Norwegia, Konfederasi Sepak Bola Brasil mengonfirmasi, pelatih berusia 67 tahun tersebut akan tetap menangani juara dunia lima kali itu.
Maldini, mantan bek yang mencatatkan 126 penampilan untuk Italia, mengatakan FIGC idealnya akan menunjuk seorang pelatih pada akhir pekan, tetapi prioritas utamanya adalah mendapatkan orang yang tepat.
Media Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan, uardiola meminta gaji tahunan sebesar £17 juta atau setara Rp 374 miliar per tahun. Jumlah itu dua kali lipat dari tawaran FIGC. Namun terkait gaji yang diminta Pep, Presiden FIGC, Giovanni Malago memberi pengecualian
Guardiola, 55 tahun, memimpin City meraih enam gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, lima Piala Liga, dan Liga Champions selama satu dekade yang bergelimang trofi di Inggris.
Selain Anceloti, mantan manajer Italia Antonio Conte dan Roberto Mancini, serta mantan gelandang Azzurri Andrea Pirlo, juga dikaitkan dengan pekerjaan tersebut. Namun Malgo mengonfirmasi, nama-nama itu hanya sebatas masuk sebagai kandidat, tidak sampai pada tahap pembicaraan atau negosiasi,












