Tajuk.co, MADRID — Julian Alvarez mendapat sambutan negatif dari suporter Atletico Madrid saat timnya menjamu Villarreal pada lanjutan LaLiga 2026/2027 di Civitas Metropolitano, Ahad (23/8/2026) malam WIB.
Penyerang asal Argentina itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2. Namun, kehadirannya di lapangan justru diwarnai cemoohan dari sebagian pendukung tuan rumah.
Situasi semakin menarik perhatian setelah pertandingan berakhir. Alvarez tidak ikut bersama para pemain Atletico lainnya untuk memberikan penghormatan kepada suporter di tribune.
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah klub untuk menghindari situasi yang lebih buruk.
“Klub memutuskan agar dia tidak mendekati tribune dan fans,” ujar Simeone.
Menurut Simeone, Alvarez kemudian diarahkan untuk langsung menuju ruang ganti dan dipisahkan dari anggota tim lainnya.
Ketegangan tersebut tidak terlepas dari rumor masa depan Alvarez di Atletico. CEO Atletico Madrid Miguel Angel Gil Marin sebelumnya mengungkapkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu telah meminta untuk meninggalkan klub.
Barcelona disebut sebagai salah satu klub yang mengincar Alvarez. Klub asal Catalunya tersebut bahkan dikabarkan telah mengajukan tawaran sekitar 100 juta euro kepada Atletico, tetapi proposal itu ditolak.
Atletico kemudian membawa persoalan tersebut ke FIFA dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Klub Madrid itu menilai Barcelona menggunakan pendekatan yang tidak etis untuk mendapatkan Alvarez.
Situasi tersebut membuat hubungan Alvarez dengan sebagian suporter Atletico menjadi memanas. Masa depan sang striker pun kini menjadi salah satu perhatian utama menjelang penutupan bursa transfer musim panas.










