banner 728x250

Oxford United di Ujung Tanduk, Ancaman Degradasi Membayangi Tim Ole Romeny

banner 120x600
banner 468x60

Tajuk.co, OXFORD — Oxford United berada dalam situasi genting jelang akhir musim Championship 2025/2026. Klub yang diperkuat penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, kini menghadapi ancaman serius terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Inggris akibat performa yang belum konsisten sepanjang musim.

Hingga pekan ke-44, Oxford United terpuruk di posisi ke-22 klasemen, atau tiga terbawah, dengan koleksi 44 poin dari 10 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Posisi ini menempatkan The Yellows di zona rawan turun divisi.

banner 325x300

Situasi makin sulit setelah tim asuhan Matt Bloomfield menelan dua kekalahan beruntun dalam laga terakhir, masing-masing saat menghadapi Wrexham dan Derby County. Hasil buruk tersebut membuat peluang bertahan di Championship semakin menipis.

Oxford masih memiliki dua pertandingan tersisa, yakni menghadapi Sheffield Wednesday pada 25 April dan Millwall pada 2 Mei. Secara teori, laga melawan Sheffield Wednesday memberi peluang meraih poin penuh, sementara duel kontra Millwall diprediksi menjadi ujian berat mengingat lawan berada di papan atas klasemen.

Meski demikian, kemenangan dalam dua laga sisa belum tentu cukup menyelamatkan Oxford. Mereka maksimal hanya bisa mengakhiri musim dengan 50 poin, jumlah yang sama dengan capaian sementara Charlton Athletic di posisi aman. Charlton sendiri hanya membutuhkan tambahan satu poin dari laga tersisa untuk memastikan selamat dari degradasi.

Kondisi ini membuat nasib Oxford tidak hanya bergantung pada hasil sendiri, tetapi juga pada terpelesetnya tim pesaing di atas mereka.

Di tengah perjuangan tim, kontribusi Ole Romeny musim ini masih terbatas. Penyerang timnas Indonesia itu tercatat tampil dalam 15 pertandingan dengan total 343 menit bermain. Dari jumlah tersebut, dua kali ia dipercaya turun sebagai starter, termasuk saat menghadapi Charlton dan Preston pada Desember 2025.

Namun hingga pekan ke-44, Ole belum mencatatkan gol maupun assist untuk Oxford United.

Jika gagal keluar dari zona merah, Oxford berpotensi turun ke League One musim depan, yang berarti kembali ke kasta ketiga sepak bola Inggris. Dua laga terakhir pun menjadi penentuan hidup-mati bagi klub berjuluk The Yellows tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *