Tajuk.co JAKARTA – Maung Bandung harus mengakui keunggul Macan Kemayoran, Persija Jakarta dalam duel bertensi tinggi pada pekan kedua BRI Super League 2026/27. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9) sore, skuad Persib Bandung menyudahi laga penuh drama tersebut dengan kekalahan tipis 1-2 usai kebobolan pada masa injury time.
Sang Pangeran Biru sempat mengalami kesulitan mengontrol jalannya permainan sepanjang babak pertama hingga kemasukan gol lebih dulu lewat Alexander Jeremejeff menit 41.
Kendati demikian, respons positif ditunjukkan Maung Bandung pada paruh kedua lewat peningkatan intensitas serangan yang berbuah gol penyama kedudukan dari Balsa Sekulic menit 82.
Sayang, momentum tersebut buyar setelah tim tuan rumah mengunci kemenangan secara dramatis menjelang peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, pelatih kepala Persib, Igor Tolic, secara terbuka menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh Bobotoh atas hasil minor itu.
“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada para pendukung, selama 60 menit, kami tidak bermain dengan baik. Kemudian dalam 30 menit akhir kami melakukan beberapa perubahan, kami menunjukkan bagaimana seharusnya kami bermain dalam pertandingan ini,” kata Tolic.
Juru taktik asal Kroasia itu menilai skema permainan timnya baru menunjukkan karakter asli pertandingan besar dalam 30 menit terakhir laga. Menurutnya, setelah pergantian strategi, para punggawa Pangeran Biru mampu tampil lebih berani, lebih agresif dalam melakukan pressing, rajin meminta alur bola, serta berani mengambil risiko tinggi demi memburu gol.
“Saya pikir dalam 30 menit terakhir kami bermain lebih berani, kami ingin mencetak gol, melakukan pressing, berlari, meminta bola, dan berani mengambil risiko,” sebutnya.
Tolic mengungkapkan bahwa Persib sebenarnya memiliki momentum matang untuk membalikkan keadaan serta memaksakan skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir. Namun, sedikit kelengahan serta kesalahan kecil di area vital harus dibayar mahal oleh timnya yang membuat tuan rumah kembali unggul di menit-menit krusial.
“Kami sebenarnya sempat punya peluang untuk membuat skor menjadi 1-1, tapi ada sedikit kesalahan. Jadi secara keseluruhan, sekali lagi, selamat untuk Persija, punya sedikit keberuntungan, dan pantas menang,” pungkasnya.
Pertemuan dua kekuatan sepak bola nasional kali ini mencatatkan sejarah sendiri bagi Persija. Setelah menunggu selama tujuh tahun, sejak 2019, Persija baru kali ini bisa menjadi tuan rumah saat menjamu Persib. Sebelumnya pertandingan kedua kesebelasan harus dilakukan di luar kandang masing-masing alisan pertandingan usiran.
Sejarahn lainnya, inilah kemenangan pertama Persija, setelah dalam lima pertemuan sebelumnya, Macam Kemayoran tidak pernah bisa menaklukkan Maung Bandung.












