Tajuk.co, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat agar tidak mengaitkan bentrokan antarwarga yang terjadi di kawasan Matraman dan Menteng dengan isu etnis. Menurutnya, Jakarta merupakan kota yang terbuka dan menjunjung tinggi keberagaman.
Pramono menegaskan kehidupan masyarakat di Jakarta selama ini berlangsung dalam suasana yang aman dan harmonis. Karena itu, ia berharap insiden yang terjadi tidak berkembang menjadi narasi yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Jakarta yang sudah aman, nyaman, dan tenteram jangan dikaitkan dengan isu etnisitas,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/7).
Ia mengatakan keberagaman telah menjadi bagian dari identitas Jakarta. Berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya selama ini dapat hidup berdampingan dengan baik sehingga kondisi tersebut harus terus dijaga.
Pramono juga mengajak masyarakat untuk menahan diri ketika menghadapi persoalan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap permasalahan sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan kepala dingin agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Sementara itu, bentrokan yang terjadi di kawasan Menteng telah diselesaikan melalui proses mediasi. Kedua kelompok yang terlibat dipertemukan di Polda Metro Jaya pada Senin (27/7) dan sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut berawal dari teguran terhadap seorang pengendara sepeda motor yang menggeber kendaraannya di sekitar Jalan Matraman Dalam. Pengendara itu kemudian kembali bersama sejumlah orang dan diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang sebelum keributan meluas.
Akibat bentrokan tersebut, satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan perusakan, sementara Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan. Polisi menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terlibat.












