Tajuk.co, JAKARTA — Siswa yang berada di wilayah terdampak bencana tetap memperoleh kesempatan mengikuti Tes Kemampuan Akademik melalui penyesuaian jadwal apabila kondisi sekolah belum memungkinkan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik, guru, serta tim pelaksana menjadi prioritas.
Sekolah yang kondisinya belum aman tidak dipaksakan mengikuti jadwal utama.
Dinas pendidikan dan kantor wilayah Kementerian Agama melakukan pemetaan terhadap kondisi keselamatan, kesehatan, akses, dan kesiapan satuan pendidikan.
Hasil pemetaan digunakan untuk menentukan sekolah yang dapat menjalankan TKA sesuai jadwal maupun membutuhkan pelaksanaan susulan.
Sebanyak 3.864.195 peserta telah mendaftar TKA dari 4.213.114 calon peserta atau sekitar 91,72 persen.
Penyesuaian tersebut diharapkan memastikan kondisi bencana tidak menghilangkan hak peserta didik mengikuti asesmen.










