XLSMART Perluas Jaringan 5G ke 101 Kota, Dorong Pemerataan Akses Digital

Tajuk.co, SURABAYA — XLSMART menargetkan perluasan layanan jaringan 5G hingga menjangkau 101 kota di Indonesia pada akhir 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat konektivitas digital sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Ekspansi tersebut dilakukan melalui integrasi jaringan, penambahan spektrum frekuensi, serta peningkatan infrastruktur telekomunikasi. Perusahaan juga memperkuat kapasitas jaringan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang terus berkembang.

Direktur sekaligus Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menjelaskan bahwa proses integrasi jaringan perusahaan hasil penggabungan XL dan Smartfren hampir rampung. Integrasi ini menjadi salah satu modal untuk mempercepat perluasan cakupan layanan 5G.

Menurut Shurish, target perluasan jaringan yang sebelumnya direncanakan menjangkau 88 kota kini ditingkatkan menjadi 101 kota hingga penghujung tahun ini.

Rencana tersebut didukung tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang diperoleh melalui lelang Kementerian Komunikasi dan Digital pada Juli 2026.

Spektrum 700 MHz berperan penting dalam memperluas jangkauan sinyal, sedangkan frekuensi 2,6 GHz dapat mendukung peningkatan kapasitas jaringan. Kombinasi keduanya diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih optimal untuk berbagai kebutuhan digital, mulai dari menonton video, melakukan panggilan video, hingga menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

XLSMART juga meningkatkan investasi infrastruktur dengan menaikkan panduan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2026 menjadi Rp20 triliun, dari sebelumnya Rp15 triliun.

Investasi tersebut mendukung pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan di tengah pertumbuhan kebutuhan internet nasional. Hingga saat ini, perusahaan mengoperasikan lebih dari 265.000 base transceiver station (BTS), yang mayoritas mendukung teknologi 4G dan 5G.

Perluasan jaringan ini sejalan dengan tingginya penggunaan internet di Indonesia. Survei Profil Internet Indonesia 2026 yang diumumkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada Juni 2026 mencatat jumlah pengguna internet mencapai 235,26 juta orang, atau sekitar 81,72 persen dari total populasi 287,30 juta jiwa.

Data tersebut menunjukkan internet telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik untuk komunikasi, pendidikan, pekerjaan, hiburan, maupun transaksi keuangan digital.

Berdasarkan survei yang sama, penetrasi internet di kalangan generasi milenial mencapai 90,34 persen, sementara Gen Z tercatat sebesar 89,02 persen. Tingginya penggunaan internet pada kelompok usia produktif turut meningkatkan kebutuhan terhadap jaringan yang stabil dan memiliki kapasitas memadai.

Menanggapi perkembangan tersebut, XLSMART memanfaatkan proses konsolidasi perusahaan untuk memperkuat layanan sekaligus memperluas jangkauan jaringan. Integrasi juga memungkinkan pelanggan XL, Smartfren, dan Axis mengakses jaringan 5G yang telah terintegrasi di bawah perusahaan.

Melalui pengembangan infrastruktur dan perluasan cakupan layanan, XLSMART berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati konektivitas digital yang mendukung aktivitas sehari-hari serta membuka peluang ekonomi baru.

Ekspansi 5G ke 101 kota menjadi salah satu langkah perusahaan dalam menjawab kebutuhan konektivitas nasional, sekaligus memperkuat peran jaringan telekomunikasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *