Tajuk.co JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menerima penghargaan bergengsi Dukcapil Prima Award 2026 dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian berkat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Indonesia.
Anugerah tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 yang dibarengi dengan peluncuran Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Wali Kota Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas capaian wilayahnya yang mencatat persentase aktivasi IKD tertinggi di Indonesia.
“Tentu, bagi Jakarta Selatan, penganugerahan ini menjadi pemacu untuk mempercepat transformasi digital dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Syafrin menuturkan, penghargaan IKD Prima Award 2026 juga menjadi penyemangat bagi jajarannya untuk terus mempercepat transformasi digital dalam bidang pelayanan publik, khususnya pelayanan administrasi kependudukan.
Ia menegaskan, Pemkot Jakarta Selatan terus mendukung program digitalisasi kependudukan yang tengah didorong pemerintah.
“Kami juga berkomitmen terus mendorong agar capaian aktivasi IKD semakin ditingkatkan,” ucapnya.
Menurut dia, keberhasilan Jakarta Selatan meraih penghargaan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan jajaran Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam mempercepat aktivasi IKD.
Syafrin menyebut, berbagai layanan jemput bola terus digencarkan mulai dari pelayanan di lingkungan RT/RW, aktivasi IKD di sekolah-sekolah, dan Pelayanan Jumat Petang yang digelar pada pekan kedua setiap bulan di seluruh unit pelayanan Dukcapil.
“Selain itu, ada pula Pelayanan Sabtu Pagi pada pekan keempat setiap bulan, serta pelayanan jemput bola saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang masih terus dilakukan,” bebernya.
Ia optimistis, melalui inovasi-inovasi layanan yang dihadirkan, jumlah masyarakat yang mengaktifkan identitas kependudukan digital terus meningkat.
“Kami optimis digitalisasi layanan kependudukan bisa menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, mudah diakses, serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin menjelaskan, per Juni 2026, sebanyak 654.121 warga telah mengaktifkan IKD atau mencapai 38,04 persen dari total 1.719.678 warga yang terdata memiliki KTP elektronik di wilayah Jakarta Selata.
Adapun dalam upaya yang dilakukan untuk memaksimalkan aktivasi IKD kepada warga, lanjut Salimin, pihaknya juga menggalakan program jemput bola ke lingkungan warga, sekokah hingga perkantoran.
“Selama pelayanan tersebut, kami selalu berkoordinasi kepada berbagai pihak untuk mengoptimalkan layanan jemput bola,” tandasnya.












