Kolaborasi dan Keterbukaan Antar Jajaran Forkopimda Penting

Gubernur DKI Jakarta bersama Kajati DKI, Sutikno. Foto: bj

Tajuk.co JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menilai pentingnya kolaborasi, keterbukaan, dan membangun rasa saling percaya antara pemerintah daerah dengan jajaran Forkopimda.

Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur yang sempat tertunda.

“Maka dalam hal kerja sama yang baik, kolaborasi, keterbukaan, membangun trust, membangun rasa percaya itu menjadi sangat penting,” ujar Pramono Pramono saat menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi DKI Jakarta di Gedung Menara BP Jamsostek, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

Pramono juga mencontohkan sinergi yang telah terjalin dengan para pimpinan Forkopimda dalam melanjutkan program gubernur-gubernur sebelumnya untuk kepentingan masyarakat.

Di antaranya yakni melanjutkan pembangunan moda transportasi seperti LRT Jakarta dan MRT, pembangunan rumah sakit internasional di lahan Sumber Waras, dan lainnya.

Hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan ini juga terlihat dalam hal pembangunan kota. Sehingga Pemprov DKI bisa membangun berbagai fasilitas publik menggunakan pembiayaan kreatif dan tanpa membebani APBD.

Untuk menciptakan Jakarta yang aman dan kondusif, Pramono menekankan pentingnya upaya bersama seluruh jajaran Forkopimda.

​”Maka koordinasi Forkopimda itu menjadi sangat penting. Dalam banyak hal, tanpa perlu rapat yang terlalu rumit,” kata dia.

Dengan sinergi yang telah terjalin baik ini, skor Indeks Pembangunan Manusia di Jakarta mencapai 85. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi Jakarta yang membaik dengan angka inflasi yang sebesar 2,5 persen.

“Itu semua tidak mungkin kita lakukan, kita jaga bersama, tanpa koordinasi yang baik antara eksekutif, legislatif, aparat penegak hukum, dan kita semua yang ada dalam Forkopimda,” ucap Pramono.

​Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Sutikno menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Jakarta.

“Kejaksaan tidak akan bisa berjalan sendirian. Jadi kita harus bahu-membahu bersama-sama, saling koordinasi, kolaborasi, untuk melakukan pekerjaan tupoksi masing-masing yang pasti akan saling keterkaitan dengan satu dengan lainnya,” ucapnya.

Ia mengatakan, sinergi dan kolaborasi bersama ini diperlukan guna menciptakan kesejahteraan masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *