Tajuk.co JAKARTA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyampaikan, sesuai dengan komunikasinya dengan pihak berwenang, ternyata tidak ada larangan pake jilbab bagi mahasiswi di Universtias Pertahanan (Unhan).
“Sesuai komunikasi saya dg pihak berwenang terkait beredarnya isu larangan penggunaan Jilbab oleh mahasiswi kedokteran Unhan, ternyata tidak ada larangan tersebut,” katanya dalam unggahan di akun X pribadinya, Minggu (23/8/2026).
Said Didu tidak menyebut siapa pihak berwenang yang dihubunginya. Namun Said Didu dikenal dekat dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin. Unhan sendiri bernaung di bawah Kementerian Pertahanan RI.
Lebih lanjut Said Didu, yang juga dikenal sebagai Manusia Merdeka ini menyampaikan, dalam aturan Unhan tidak ada larangan bagi mahasiwi memakai jilbab.
“Bahkan di Akmil (Akademi Militer) pun perempuan boleh pake jilbab,” ujarnya.
Menurut Said Didu, sepertinya terjadi terjadi kesalahan “komunikasi” antara mahasiswa tersebut dengan pihak atau oknum Unhan. Karena itu dia berharap agar Unhan segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sejauh ini pihak Unhan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait persoalan jilbab ini. Ketika rapat dengan Komisi I DPR RI tanggal 19 Mei 2026 pun Menhan Sjafrie Sjamsoedin tidak menjawab pertanyaan Anggota Komisi I Soekamta terkait hal itu.












