Tajuk.co MANCHESTER – Winger asal Brasil ini meninggalkan Stadion Etihad setelah dua musim bersama City. Nilai transfer Savinho – (yang kini memilih menggunakan nama Savio) dari Manchester City ke Tottenham Hotspur menyentuh angka £75 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.
Rincian transfer Savinho adalahah Biaya Utama (Initial Fee) £75 juta. Bonus Tambahan (Add-ons): £10 juta. Sehingga total paket transfer: Bisa mencapai £85 juta (sekitar €99,4 juta atau $115 juta).
Kepindahan ini mencatatkan rekor sebagai penjualan termahal sepanjang sejarah Manchester City. Winger asal Brasil tersebut resmi menyepakati kepindahan permanen ke Tottenham Hotspur setelah menghabiskan dua musim berseragam The Citizens.
Selama berseragam City, Savinho mencatatkan 84 penampilan dan mencetak tujuh gol.
Setelah bergabung dari Troyes—klub yang bernaung di bawah grup yang sama (CFG)—menyusul masa peminjaman yang gemilang di Girona, Savinho menjalani debutnya bersama City dalam kemenangan adu penalti di ajang Community Shield melawan Manchester United Agustus 2024.
Gol pertamanya tercipta dalam kemenangan atas Leicester City pada bulan Desember, disusul gol-gol lainnya saat menghadapi Club Brugge di Liga Champions dan Juventus di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Winger ini mencetak empat gol pada musim berikutnya; gol pertama ia bukukan pada kemenangan 2-0 di Carabao Cup melawan Huddersfield pada September 2025, gol kedua yang krusial dalam kemenangan kandang 2-0 di Premier League atas Brentford tepat sebelum Natal.
Penyelesaian akhirnya yang apik saat melawan Newcastle membantu tim melaju di Piala FA pada Maret 2026, sebelum ia mencetak gol ketiga dalam kemenangan 3-0 atas Crystal Palace di Etihad pada Mei 2026.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Manchester City,” ujarnya. “Rekan-rekan setim, staf, para penggemar… mereka semua sangat luar biasa kepada saya. Saya menjadi pemain dan pribadi yang lebih baik setelah menghabiskan waktu di City.”
Begitu bergabung dengan City, Savinho mengaku langsung tahu betapa hebatnya klub ini. City menurutnya, memberikan begitu banyak dukungan untuk membantu para pemain dan memastikan mereka terus berkembang.
“Saya akan selalu berterima kasih kepada imb atas hal itu. Saya sangat menikmati waktu saya di sana, terutama saat memenangkan Piala FA dan Carabao Cup musim lalu—momen-momen yang akan selalu saya kenang,” imbuh dia.
“Saya belajar banyak selama di City dan merupakan suatu kehormatan bisa bermain bersama rekan-rekan setim yang luar biasa.Saya mendoakan yang terbaik bagi City di masa depan,” pungkasnya.
Direktur Sepak Bola City, Hugo Viana menyampaikan, Savinho telah menjadi bagian penting dari dua musim terakhir klub, termasuk saat City meraih gelar juara tahun lalu.
“Dia tiba di Manchester sebagai pemain berusia 20 tahun dengan pengalaman minim di level senior, dan kini pergi sebagai pemenang Piala FA serta Piala Carabao, dengan bekal banyak pengalaman bertanding di Premier League dan Liga Champions,” tuturnya.
“Semua orang di City ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Savinho atas segala kontribusinya selama bersama kami, dan kami mendoakan yang terbaik untuk kepindahannya ke Spurs. Seluruh pihak di Manchester City mendoakan yang terbaik bagi kelanjutan karier Savinho,” pungkasnya.












