FIFA Mau Ubah Adu Penalti Piala Dunia 2026, Tim Menang Tos Tak Bisa Lagi Dapat Dua Keuntungan

Pemain Uruguay merayakan gol Maxi Araujo, Foto: fifa.com

Tajuk.co, ZURICH — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berencana mengubah prosedur adu penalti yang selama ini digunakan dalam pertandingan fase gugur. Aturan baru tersebut berpotensi diterapkan pada Piala Dunia 2026.

Selama ini, wasit melakukan dua kali lempar koin sebelum adu penalti dimulai. Undian pertama dilakukan untuk menentukan gawang yang akan digunakan, sedangkan undian kedua menentukan tim yang mendapat giliran menendang lebih dahulu.

FIFA menilai mekanisme tersebut dapat memberikan keuntungan lebih besar kepada tim tertentu. Karena itu, badan sepak bola dunia tersebut tengah mengkaji sistem baru yang hanya menggunakan satu kali lempar koin.

Direktur Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger mengatakan tim yang memenangkan undian nantinya hanya dapat memilih satu keuntungan.

“Kami sedang mempertimbangkan untuk hanya melakukan satu kali lempar koin. Tim yang menang undian dapat memilih apakah ingin menendang lebih dahulu atau memilih gawang. Pilihan lainnya akan menjadi hak lawan,” kata Wenger.

Menurut Wenger, skema tersebut diharapkan dapat menciptakan keseimbangan yang lebih baik bagi kedua tim karena tidak ada lagi tim yang berpotensi memperoleh dua keuntungan sekaligus melalui proses undian.

Usulan tersebut masih akan dibahas bersama International Football Association Board (IFAB) sebagai lembaga yang berwenang menetapkan aturan permainan sepak bola.

Apabila mendapat persetujuan, aturan baru itu berpeluang diterapkan pada babak gugur Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sejumlah kajian sebelumnya memang menunjukkan adanya keuntungan psikologis bagi tim yang menendang lebih dahulu dalam adu penalti. Namun FIFA menilai aspek keadilan dalam proses pengundian juga perlu mendapat perhatian.

Perubahan ini menjadi salah satu agenda pembaruan regulasi yang sedang dipersiapkan FIFA menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *